Nasional Peristiwa Uncategorized 

Gawat,!! Surat Terbuka Untuk Presiden Hingga Walikota, RW 02 Kawalu Mau Pisah Dari Kota Tasik

Kota Tasik, sabdanusantara.com — Surat terbuka dari Ketua Rukun Warga 02 Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya Dede Sukmajaya.

salam sejahtera untuk kita semua (masih bermimpi ) semoga bapak bapak yang mulia diberikan kesehatan lahir maupun bathin.aamiin

saya nama DEDE SUKMAJAYA  ketua RW  02 Kel.Cibeuti
Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

Surat terbuka ini saya sampaikan kepada bapak walikota Tasikmalaya, Gubernur Jawa barat juga bapak Presiden RI, bahwa saat ini saya sangat tertekan lahir bathin dengan adanya Bansos baik dari APBD Kota Tasikmalaya, Bansos Gubernur dan dari Pusat yang sampai hari ini pun belum pernah di rasakan oleh warga kami.

Mengenai data terbaru yang diminta oleh pihak pemerintah daerah melalui Dinsos telah kami serahkan disertakan pula fotocopy KK dan KTP  sesuai data yang di minta oleh pihak pemerintah daerah.

akan tetapi saya hawatir jika data yang kami serahkan itu tidak sampai kepada bapak walikota, gubernur dan Presiden atau departemen yang di tunjuk ataupun kementrian terkait, sebab ternyata di ke tempat kami semakin tidak jelas data dari pihak kelurahan.

Dari data 98 KK yang kami ajukan warga kami hanya 1 orang yang mendapatkan bansos dari APBD kota, 4 orang dari APBD propinsi (gubernur) saat ini kami sudah terlalu banyak dipertanyakan bahkan di salahkan oleh warga, bahkan warga tidak sabar sehingga menuduh kami sebagai pembohong dan hanya menina bobokan saja, fakta itulah yang kami terima dan kami dapat saat ini Pak walikota, Pak Gubernur dan Pak Presiden.

perlu diketahui juga bahwa saya menjadi ketua RW itu dipilih oleh warga dan mendapat SK dari kelurahan di Cap dan di tandatangani oleh lurah setempat secara resmi.

saya ingin menyampaikan perihal Data bahwa data yang dipegang oleh Dinas Sosial Kota Tasikmalaya dan mengkin juga oleh Dinas sosial lainnya, di yakini terlalu banyak kesalahan dan sangat tumpang tindih dengan data PKH dan BPNT, sehingga bagi saya sebagai ketua RW banyak menanggung beban moral kepada masyarakat.

kami sangat berusaha untuk memperbaiki data tersebut dengan mempertanyakan tapi tetap dinsos masih mengeluarkan data yang tidak valid, akibat saya sebagai ketua RW mempunyai resiko yang sangat tinggi di banding walikota, gubenur dan bapak presiden karena saya secara langsung ada di tengah tengah masyarakat, Kekisruhan soal data di wilayah kami khususnya Kota Tasikmalaya sangatlah ribet sehingga hampir semua para RT dan RW mengeluh dan ketakutan saat ini.

maka dari itu atas kejadian saat ini berkaitan dengan bansos BPNT dan BANSOS covid 19 sangatlah kacau balau dan ini menimbulkan keresahan bagi kami RT RW ,

Maka itu saya saya sampaikan dengan tegas bahwa KAMI warga RW 02 Kelurahan Cibeuti ingin memisahkan diri dari wilayah Kota Tasikmalaya dan ingin menjadi warga Kabupaten Tasikmalaya atau kabupaten lain di Jawa barat sehubungan Pemerintah telah melakukan DISKRIMINASI terhadap warga kami .

bapak walikota, bapak gubernur dan bapak presiden yang saya muliakan mungkin tidak akan merasakan seperti apa yang kami rasakan, bagaimana kekacauan dan kekisruhan soal bansos tersebut yang diakibatkan oleh data yang berseliweran di dinas sosial, kecamatan dan kelurahan yang membingungkan warga masyarakat.

Demikian surat terbuka ini saya sampaikan ,semoga bapak walikota ,bapak Gubernur dan bapak Presiden Republik Indonesia dapat memahaminya serta maklum adanya ,mohon maaf apabila ada kata kata dan kalimat saya yang tidak berkenan di hati bapak bapak.

wassalam
Dede Sukmajaya
ketua RW 02 Kel.Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. SN

fb-share-icon0

Related posts

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

  Subscribe  
Notify of